
TRG tidak hanya mengonsolidasikan tema-tema riset unggulan universitas, tetapi juga membangun kultur kolaborasi lintas disiplin.
“Melalui pendekatan ini, kami berharap lahir riset-riset yang kuat secara metodologis, relevan terhadap kebutuhan masyarakat, serta berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja penelitian dan inovasi UNHAS secara berkelanjutan,” jelas Prof Nasrum.
Sementara itu, program PAIR Sulawesi sebagai bagian dari inisiatif Partnership for Australia-Indonesia Research membuka ruang kolaborasi antara peneliti Indonesia dan Australia dalam menjawab isu-isu strategis di kawasan Sulawesi.
Program Unhas ini menekankan penguatan kapasitas riset, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan solusi berbasis bukti.
“Melalui PAIR Sulawesi, kami ingin memastikan kolaborasi internasional yang terbangun menghasilkan luaran riset yang konkret dan berdampak, bukan sekadar kerja sama administratif. Ini adalah bagian dari diplomasi riset Unhas di tingkat global,” tambah Prof. Nasrum.
Kegiatan resmi dibuka oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. Dalam sambutannya, Prof JJ menegaskan, penguatan riset kolaboratif merupakan pondasi utama dalam meningkatkan reputasi dan daya saing universitas, baik di tingkat nasional maupun internasional.





