
Ia menjelaskan, banyak pohon yang akarnya terhimpit konstruksi beton di sekitarnya sehingga tidak lagi memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh dan mencengkeram tanah dengan kuat.
Akibatnya, lanjut Munafri, saat hujan deras disertai angin kencang, pohon tidak patah pada bagian batang, melainkan tercabut hingga ke akar.
“Beberapa kejadian pohon tumbang bukan karena batangnya patah, tetapi karena akarnya tercabut. Artinya, kondisinya memang sudah tidak kuat menopang beban. Ini yang harus kita waspadai bersama,” jelasnya.
Untuk itu, Ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada serta menghindari aktivitas di sekitar pohon besar saat cuaca ekstrem guna meminimalkan risiko yang dapat membahayakan keselamatan.
Bagi Munafri, kewaspadaan terhadap potensi bencana adalah bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan masyarakat di Kota Makassar.
(*)





