MakassarNews

Jaga Warisan Leluhur, Munafri Dorong Anak Muda Bangga Berbahasa Makassar

Ia juga mendorong agar pembelajaran bahasa daerah tetap diperkuat di sekolah, baik negeri maupun swasta.

“Misalnya, diksi bahasa Makassar seperti kelo, pappasang, sinrilik, dan royo menyimpan nilai budaya dan filosofi tinggi yang tidak dapat dipahami tanpa penguasaan bahasa,” tuturnya.

Terakhir, Munafri menekankan agar program ini tidak berhenti sebagai simbol seremonial, tetapi benar-benar diimplementasikan secara masif di satuan pendidikan.

Ia meminta Dinas Pendidikan Kota Makassar memaksimalkan pemanfaatan kamus digital tersebut sebagai bagian dari penguatan literasi budaya.

BACA JUGA  Makassar Pasar Besar Tiket Mandalika, MGPA Gandeng Pemkot untuk MotoGP 2025

Lanjut dia, kamus ini harus diaplikasikan dengan baik, dipakai di sekolah-sekolah dan dipelajari oleh anak-anak kita.

“Dengan begitu, kita bisa menjaga dan mempertahankan bahasa daerah sebagai warisan budaya,” tutupnya.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen, Hafidz Muksin, Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen, Ganjar Harimansyah, dan Balai Bahasa Provinsi Sulawesi, Toha Machsum.

Peluncuran ditandai dengan pemukulan gong dilanjutkan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Hafidz selaku Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen dan Munafri sebagai Wali Kota Makassar.

BACA JUGA  Satgas PASTI Hentikan Kegiatan PT Econext Ventures Indonesia

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button