
“Saya, mendukung penuh kegiatan ini yang akan berlangsung pada 1 Mei sampai 31 Juli 2026,” tambah Appi.
Pelaksanaan SE2026 sendiri merupakan agenda nasional yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) guna mencatat seluruh aktivitas usaha di berbagai sektor ekonomi, kecuali sektor pertanian yang telah tercakup dalam Sensus Pertanian 2023.
Munafri menegaskan, data yang dihasilkan dari sensus ini sangat vital dalam proses perumusan kebijakan ekonomi, penguatan investasi, hingga perencanaan pembangunan Kota Makassar ke depan.
“Data ini sangat vital untuk perumusan kebijakan ekonomi, investasi, dan pembangunan kota,” jelasnya.
Diketahui, sensus Ekonomi 2026 mengusung tagline “Mencatat Perekonomian Indonesia”‘ sebagai komitmen menghadirkan data ekonomi yang akurat, komprehensif, dan terpercaya demi mendorong pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Dalam surat edaran dikeluarkan Wali Kota Makassar, tersebut dijelaskan bahwa pada bulan Mei hingga Juli 2026, BPS akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 secara nasional.
“Kegiatan ini meliputi pendaftaran dan pencacahan lengkap seluruh usaha di semua sektor, kecuali sektor pertanian yang telah dicakup dalam Sensus Pertanian 2023,” demikian bunyi edaran tersebut.





