
SOLUSIMEDIA.ID — Korea Selatan melonggarkan aturan visa bagi wisatawan asal Indonesia. Pemerintah Negeri Ginseng akan memberikan fasilitas bebas visa bagi kelompok wisatawan Indonesia yang terdiri dari tiga orang atau lebih.
Dikutip dari The Korea Times pada Kamis (26/2/2026), kebijakan ini merupakan bagian dari langkah baru untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan mancanegara.
Kebijakan tersebut diumumkan dalam Pertemuan Strategi Pariwisata Nasional ke-11 yang dipimpin Presiden Lee Jae-Myung.
Selain Indonesia, Korsel juga merelaksasi kebijakan visa bagi warga negara China dan sejumlah negara Asia Tenggara.
Wisatawan dari China dan Asia Tenggara yang sebelumnya pernah berkunjung ke Korea Selatan akan memenuhi syarat untuk memperoleh visa masuk berlaku lima tahun.
Visa masuk ganda bagi penduduk dari 14 kota di China dan tiga kota di Vietnam juga akan diperpanjang masa berlakunya dari lima tahun menjadi sepuluh tahun.
Tak hanya itu, Korea Selatan akan memperluas layanan pemrosesan masuk otomatis bagi turis dari negara-negara Uni Eropa.
Di sektor transportasi, Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korea Selatan berencana meningkatkan jumlah penerbangan internasional langsung ke bandara-bandara regional.
Upaya ini dilakukan dengan menciptakan hak lalu lintas udara khusus serta menawarkan pengurangan biaya untuk menarik pembukaan rute baru.
Penerbangan domestik penghubung antara Bandara Incheon dan berbagai bandara regional juga akan ditambah.
Selain itu, layanan bus bandara larut malam akan diperluas hingga Provinsi Chungcheong dan Gangwon.
Tiket kereta cepat KTX pun akan tersedia untuk pemesanan lebih awal dibandingkan batas satu bulan yang berlaku saat ini.
Sementara itu, Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan akan mengoordinasikan pengawasan industri penginapan guna mengatasi kekurangan akomodasi berkualitas di luar Seoul.
Pemerintah juga menegaskan akan menindak pelaku usaha pariwisata yang menetapkan harga tidak wajar.
Sistem pelaporan mandiri baru akan mewajibkan penyedia akomodasi mendaftarkan tarif musiman mereka terlebih dahulu.
Presiden Lee menyatakan pemerintah akan membenahi sektor pariwisata yang disebutnya sebagai industri strategis nasional inti.
Ia berharap popularitas budaya K-pop dapat dikonversi menjadi kunjungan wisata nyata ke Korea Selatan.
(*)





