
“Buat dulu model kegiatannya. Mau dibawa ke mana para delegasi, kunjungan ke UMKM mana, destinasi apa, kegiatan budaya seperti apa, itu harus sudah ada catatannya. Jadi ketika tim datang, kita sudah siap dengan skema yang jelas,” ujarnya.
Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar itu juga membuka kemungkinan digelarnya forum investasi sebagai bagian dari rangkaian IGS 2026. Ia meminta perangkat daerah terkait, termasuk Bappeda dan dinas teknis, menyiapkan peta potensi dan materi promosi investasi.
“Kalau memang ada forum investasi, berarti harus ada kesiapan bahan. Peta potensi investasi harus disiapkan dengan baik. Kemasan acaranya juga harus menyesuaikan,” tuturnya.
Ia menambahkan, setiap kegiatan nantinya akan dibagi sesuai kewenangan masing-masing SKPD, dengan penanggung jawab yang jelas agar koordinasi berjalan efektif.
“Kegiatan ini akan dibagi sesuai kewenangan SKPD. Harus ada penanggung jawab di setiap agenda, termasuk penghubung untuk masing-masing delegasi negara agar mobilisasi, jadwal, dan akomodasi berjalan lancar,” katanya.
Pada kesempatan itu, Sekda Zulkifly menunjuk Asisten III Setda Kota Makassar sebagai ketua tim pelaksana, sementara Bagian Kerja Sama bertindak sebagai sekretariat.





