
Muhammad fatrian Ramadhan sebagai ketua kegiatan menyampaikan bahwa Karantina Qur’an merupakan bagian dari agenda pembinaan berkelanjutan untuk mencetak generasi Qur’ani yang seimbang antara kemampuan hafalan dan akhlak.
“Target kami bukan hanya hafal, tetapi juga membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam keseharian mereka,” ujarnya.
Dengan jumlah peserta mencapai 140 orang dari berbagai jenjang pendidikan, program ini menunjukkan tingginya minat generasi muda dalam mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an.
Ke depan, Fatrian berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin dan menjangkau lebih banyak peserta di Kota Makassar maupun wilayah sekitarnya.
(*)





