
Program-program yang dijalankan pemerintah, kata dia, pada hakikatnya ditujukan untuk kepentingan masyarakat luas.
“Karena itu dibutuhkan kerja sama, kolaborasi, dan sinergi untuk bersama-sama membangun kota ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, Munafri Arifuddin menekankan, pentingnya memaknai masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah ritual, tetapi sebagai pusat interaksi sosial dan penyelesaian persoalan masyarakat.
“Kita ingin masjid ini bukan hanya tempat menunaikan salat lima waktu, tapi menjadi ruang membangun komunikasi, menyelesaikan persoalan sosial,” kata Munafri Arifuddin.
“Serta membina generasi Qurani dan generasi Islami yang menjadi fondasi generasi emas Indonesia 2045,” lanjutnya.
Munafri mengungkapkan, selama Ramadan dirinya bersama jajaran SKPD aktif berkeliling sejak Subuh untuk melihat langsung kondisi masyarakat.
Selain salat berjemaah, rombongan juga menghadiri kegiatan buka puasa bersama di berbagai titik.
“Ramadan memiliki dinamika aktivitas yang berbeda dari hari biasa, sehingga diperlukan pengawasan dan komunikasi yang lebih intens agar situasi tetap kondusif,” tuturnya.
Pada kesempatan ini, Appi pun mengapresiasi peran pengurus yayasan dan tokoh masyarakat yang turut membangun dan memakmurkan masjid secara kolaboratif.





