
“Kami juga meminta kontribusi mereka untuk edukasi masyarakat, apa yang bisa mereka bisniskan di sini, termasuk berkontribusi pada lingkungan dan ruang terbuka hijau,” ujar Andi Sudirman.
Sementara itu, Prapan Disyatat menyampaikan ketertarikannya terhadap berbagai potensi Sulsel, termasuk di bidang agrikultur, budaya perikanan, serta energi baru terbarukan.
Menurutnya, Sulsel memiliki daya tarik pariwisata yang besar dan belum tergarap maksimal, terlebih belum adanya penerbangan langsung dari Thailand ke Makassar.
“Kami sangat senang bertemu, kita akan melihat sebanyak mungkin potensi yang bisa dikerjasamakan di Sulsel terkait pariwisata. Sulsel sangat indah, banyak spot wisata, kita harus mengeksplor lebih banyak potensi,” jelasnya.
Kerja sama ini diharapkan dapat membuka akses investasi baru sekaligus memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Thailand melalui pengembangan sektor strategis berbasis keberlanjutan.
(*)





