Menurut Bahlil, pertemuan tersebut diisi dengan diskusi mendalam terkait dinamika politik global yang berpotensi memengaruhi stabilitas nasional.
Ia menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan sinergi antar-elite negara demi memperkuat ketahanan Indonesia.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya kekompakan dan persatuan seluruh elemen bangsa dalam menghadapi tantangan, baik dari faktor eksternal maupun internal.
“Hanya dengan persatuanlah kita mampu menyelesaikan dan menghadapi semua dinamika yang ada, baik dari eksternal maupun dari internal,” ujar Bahlil.
Pertemuan tersebut dinilai sebagai langkah strategis pemerintah dalam membangun konsolidasi nasional, sekaligus memperkuat soliditas kepemimpinan lintas generasi demi menjaga stabilitas dan kepentingan nasional.
(*)





