
Rektor Unhas Prof JJ, menegaskan bahwa kampus tidak hanya menjadi ruang akademik, tetapi juga harus memiliki kekuatan spiritual bagi sivitas akademika.
Lebih lanjut, Prof. JJ menuturkan pusat kajian ini juga akan dimanfaatkan untuk agenda rapat koordinasi para dekan setiap hari Jum’at yang dirangkaikan dengan kajian bahasa Arab.
“Unhas tidak boleh hanya menjadi ruang akademik semata, tetapi juga menjadi rumah yang membangun keseimbangan antara ilmu dunia dan nilai-nilai akhirat. Karena itu kami menghadirkan pusat ini sebagai ruang kolaborasi keduanya,” tegas Prof. JJ.
Prof. JJ berharap kehadiran pusat kajian ini menjadi langkah awal bagi sivitas akademika untuk memperluas kerja sama dengan berbagai universitas di kawasan Timur Tengah.
(*)





