
Kegiatan tersebut diikuti oleh 76 panti asuhan se-Kota Makassar dengan jumlah peserta mencapai 3.152 orang. Peserta terdiri dari 152 orang pembina atau pengurus panti serta 2.829 anak panti asuhan atau anak yatim yang hadir bersama para pendamping.
Munafri menegaskan bahwa kegiatan ini secara khusus ditujukan bagi anak-anak panti asuhan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap mereka.
“Kita ingin memperlihatkan bahwa pemerintah akan selalu hadir di tengah keluarga yang ada di Kota Makassar tanpa membeda-bedakan apakah dia berasal dari keluarga atau dari panti asuhan,” jelasnya.
Menurutnya, anak-anak panti memiliki hak yang sama seperti anak-anak lainnya, baik dalam memperoleh pendidikan yang layak, kehidupan yang baik, maupun perhatian dari pemerintah.
“Anak-anak panti hari ini tidak boleh menjadi anak-anak yang terabaikan oleh pemerintah. Mereka juga punya hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak, penghidupan yang layak, dan perhatian yang penuh dari pemerintah,” tegasnya.
Munafri juga berharap anak-anak panti asuhan tetap memiliki mimpi dan cita-cita besar untuk masa depan serta dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun bangsa.





