
SOLUSIMEDIA.ID, JAKARTA – Optimisme terhadap ekosistem startup Indonesia kembali disuarakan oleh Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid.
Ia menyebut tingkat keberhasilan startup di Tanah Air “cukup tinggi”, dengan nilai akumulasi pertumbuhan mencapai sekitar 10 miliar dolar AS, sementara nilai kegagalan tidak sampai 1 miliar dolar AS.
Angka tersebut, kata Meutya, menjadi bukti bahwa startup lokal memiliki daya tahan dan kemampuan berinovasi yang kuat di tengah kompetisi global.
“Kalau dilihat dari perbandingan nilai pertumbuhan dan kegagalannya, tingkat keberhasilan startup Indonesia jauh lebih besar dibandingkan negara lain,”ujarnya dalam sebuah forum ekonomi digital.
Meski demikian, Meutya mengingatkan bahwa keberhasilan finansial bukan satu-satunya tolok ukur penting.
Menurutnya, tantangan terbesar yang dihadapi startup saat ini justru ada pada aspek kepercayaan publik. Ia menilai penting bagi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk sama-sama membangun ekosistem yang sehat agar kepercayaan terhadap inovasi digital lokal semakin meningkat.
“Kepercayaan adalah kunci. Kita perlu meyakinkan publik bahwa produk dan layanan digital dari anak bangsa tidak kalah dengan buatan luar negeri,”tambahnya.





