
Ia mengingat masa awal perkembangan startup di Indonesia sekitar tahun 2010, saat belum banyak lembaga pendanaan atau venture capital yang berani berinvestasi. Kini, kata Zaky, kondisi tersebut berubah total.
“Kalau dulu hampir tidak ada VC di Indonesia, sekarang sudah banyak. Artinya, kepercayaan terhadap startup lokal makin besar,”ujarnya.
Optimisme dari pemerintah dan pelaku industri ini mencerminkan keyakinan bahwa sektor ekonomi digital akan menjadi pilar utama pertumbuhan Indonesia di masa mendatang.
Dengan dukungan regulasi, akses pendanaan, dan peningkatan kepercayaan publik, ekosistem startup nasional diharapkan terus berkembang menjadi motor penggerak ekonomi berbasis inovasi yang berkelanjutan.
(*)





