NasionalNewsRegionalSulawesi

Investor Pasar Modal Sulsel Tembus 525 Ribu, OJK Sulselbar Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat di Provinsi Sulawesi Selatan seiring dengan pertumbuhan positif pada sektor pasar modal dan industri keuangan non-bank (IKNB).

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch. Muchlasin, menyampaikan bahwa berbagai program edukasi keuangan terus dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan yang aman dan legal.

“Periode Ramadan identik dengan meningkatnya aktivitas ekonomi dan transaksi masyarakat. Oleh karena itu, momentum ini dimanfaatkan untuk memperluas literasi keuangan agar masyarakat semakin memahami produk dan layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujarnya.

Selain sektor perbankan, kinerja Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) di Sulawesi Selatan juga menunjukkan perkembangan yang beragam namun tetap berada pada jalur pertumbuhan yang positif.

BACA JUGA  OJK Sulselbar Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat Barru, Libatkan 350 Peserta dari Berbagai Kalangan

Penyaluran pembiayaan perusahaan pembiayaan tumbuh sebesar 0,14 persen, sementara modal ventura mencatat pertumbuhan 7,97 persen.

Pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor fintech peer-to-peer lending yang meningkat sebesar 34,56 persen.

Di sisi lain, total aset dana pensiun tumbuh 8,28 persen dan nilai penjaminan lembaga penjaminan meningkat 36,64 persen.

Namun demikian, sektor asuransi mengalami kontraksi pada total premi dan klaim masing-masing sebesar 8,10 persen dan 16,82 persen.

Perkembangan pasar modal di Sulawesi Selatan juga menunjukkan tren positif dengan meningkatnya jumlah investor.

Hingga Desember 2025, jumlah investor yang tercatat dalam Single Investor Identification (SID) mencapai 525.596 investor atau tumbuh 31,23 persen secara tahunan.

Pertumbuhan investor tertinggi terjadi pada portofolio saham yang meningkat sebesar 40,46 persen, dengan total nilai transaksi saham sepanjang tahun 2025 mencapai Rp41,87 triliun.

BACA JUGA  Kanwil DJP Sulselbartra Apresiasi Pemkot Makassar atas Kelancaran Pertukaran Data Perpajakan

Dalam upaya memperluas literasi keuangan, OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat telah melaksanakan 51 kegiatan edukasi sepanjang awal tahun 2026 dengan jumlah peserta mencapai 631.813 orang dari berbagai segmen masyarakat.

Selain itu, OJK juga menjalankan program Gerakan Nasional Literasi Keuangan Syariah (GERAK Syariah) yang berlangsung pada 6 Februari hingga 17 Maret 2026 serta program OJK PEDULI (Penggerak Duta Literasi Keuangan) yang melibatkan 1.116 duta literasi keuangan.

Muchlasin menegaskan bahwa berbagai program tersebut merupakan bagian dari komitmen OJK dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

“Melalui berbagai program edukasi yang dilakukan secara kolaboratif bersama industri jasa keuangan dan pemerintah daerah, diharapkan masyarakat semakin memahami dan memanfaatkan layanan keuangan secara bijak,” tutupnya.

(*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button