
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi pembangunan keluarga sekaligus upaya pencegahan stunting melalui peningkatan pemahaman calon orang tua terkait kesehatan reproduksi, gizi, dan pengasuhan anak.
Dengan pembekalan yang diberikan sejak masa pranikah, diharapkan calon pengantin dapat lebih siap menjalankan peran sebagai ayah dan ibu, menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, serta melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Komitmen tersebut sejalan dengan upaya DPPKB Kota Makassar dalam memperkuat pembangunan keluarga sebagai fondasi utama untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045. (*)





