Israel Klaim Tewaskan Komandan Angkatan Laut IRGC, Ketegangan di Selat Hormuz Kian Memanas

Pernah Dirumorkan Tewas
Sebelumnya, pada Januari 2026, Tangsiri sempat dirumorkan tewas akibat ledakan di Bandar Abbas. Namun, laporan dari Tasnim News Agency menyebut kabar tersebut tidak benar dan diduga merupakan bagian dari operasi psikologis oleh kelompok anti-Iran.
Ledakan yang terjadi saat itu dilaporkan berasal dari sebuah bangunan di kawasan permukiman dan menyebabkan kerusakan serta korban luka, namun tidak berkaitan dengan keberadaan Tangsiri.
Netanyahu Puji Operasi Militer
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, turut memuji operasi tersebut. Ia menyebut Tangsiri sebagai sosok yang bertanggung jawab atas penutupan Selat Hormuz.
“Individu ini memiliki banyak darah di tangannya dan bertanggung jawab atas penutupan Selat Hormuz,” ujar Netanyahu dalam pesan video singkat.
Ia juga menekankan bahwa operasi ini mencerminkan kerja sama erat antara Israel dan sekutunya, termasuk Amerika Serikat, dalam mencapai tujuan strategis di kawasan.
Situasi Regional Kian Memanas
Di tengah eskalasi konflik, Presiden AS Donald Trump kembali menegaskan bahwa Iran sedang berada dalam proses negosiasi, meskipun klaim tersebut dibantah oleh Teheran.





