MakassarNews

Kolaborasi Korea-Makassar Dorong Smart Street Lighting, Kepulauan Jadi Fokus Awal

“Untuk pulau-pulau, ini juga penting karena kita sedang fokus pada kemandirian energi di wilayah kepulauan. Mereka di sana hanya punya 6 jam listrik dalam sehari,” ungkap Munafri.

Appi menegaskan bahwa kebutuhan listrik yang stabil dan efisien di pulau menjadi tantangan yang harus dijawab melalui inovasi teknologi.

Karena itu, ia meminta rencana program tersebut segera ditindaklanjuti dengan data teknis yang komprehensif, khususnya terkait daya tahan dan efektivitas panel surya.

“Untuk skenario kerjanya, saya minta dibuatkan analisis yang lebih mendalam untuk pengalihan lampu konvensional ke LED Smart,” ujar Appi.

BACA JUGA  Wagub Sulsel Ajak Puteri Indonesia 2026 Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan UMKM

Sementara itu, General Manager Ecolant Co., Ltd Korea Selatan, Youngho Baik, menjelaskan bahwa sistem smart street lighting dirancang untuk mendukung efisiensi energi sekaligus memudahkan pengelolaan infrastruktur penerangan.

Ia juga menambahkan bahwa aspek estetika menjadi bagian penting dalam pengembangan kota modern.

“Makassar adalah kota yang sangat bagus, kami melihat potensi besar untuk menghadirkan pencahayaan kota yang premium seperti di jalan-jalan Eropa. Ini bisa menjadi solusi untuk memperkuat branding kota melalui prototipe smart lighting,” pungkasnya. (*)

BACA JUGA  98,9% Warga Makassar Terdaftar BPJS Kesehatan, Pemkot Upayakan Kepesertaan Aktif

Lihat Semua

Previous page 1 2

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button