
Sehingga, melalui forum ini, lahir berbagai program kerja yang tidak hanya inovatif, tetapi juga mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Terlebih lagi, memperkuat peran PKK dalam mendukung program Pemerintah, khususnya di bidang pemberdayaan dan pembangunan kualitas keluarga,” jelasnya.
Lebih jauh, Munafri juga menekankan pentingnya pembenahan internal organisasi PKK. Menurutnya, anggota PKK harus menjadikan organisasi sebagai ruang belajar dan pengembangan diri, bukan sekadar tempat berkumpul.
Kemampuan untuk menyerap pengetahuan dan memperbaiki kualitas diri menjadi kunci dalam membangun keluarga yang harmonis.
Dimana, PKK ini harus menjadi contoh. Menjadi kawah candradimuka dalam membentuk keluarga yang baik dan berkualitas.
“Kalau kita bicara keluarga sehat tapi tidak mampu menerapkannya dalam kehidupan sendiri, itu akan bertentangan dengan realitas di masyarakat,” tuturnya.
Dalam penyampaiannya, Munafri juga mengangkat isu-isu mendasar dalam kehidupan rumah tangga yang kerap menjadi pemicu konflik, bahkan perceraian. Ia menyebut dua faktor utama, yakni persoalan ekonomi dan hubungan suami istri.





