
Appi, sapaan akrabnya, menyusuri hampir seluruh bagian gedung hingga lantai tujuh. Ia menemukan bahwa sebagian besar ruang di lantai atas belum dimanfaatkan secara optimal. Aktivitas perdagangan saat ini masih terpusat di area basement, lantai dasar, dan lantai satu.
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius, mengingat Pasar Sentral merupakan salah satu pusat ekonomi terbesar dan tertua di Kota Makassar. Menurutnya, diperlukan konsep baru yang tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga mengatur distribusi pedagang dan meningkatkan kenyamanan pengunjung.
“Seluruh ruang yang tersedia harus bisa dihidupkan kembali secara bertahap agar Pasar Sentral kembali ramai, tertata, dan kompetitif,” jelasnya.
Munafri mengakui bahwa dinamika pasar saat ini telah berubah, baik dari sisi pola perdagangan maupun sistem pengelolaan. Karena itu, pendekatan revitalisasi harus disesuaikan dengan perkembangan zaman.
Ia menekankan bahwa pengelolaan Pasar Sentral ke depan harus berorientasi pada kepentingan masyarakat. Pasar tersebut diharapkan benar-benar menjadi milik rakyat dan memberikan manfaat ekonomi yang luas.





