
Ia menjelaskan bahwa melalui SAKIP, pemerintah dapat memastikan setiap program dan kegiatan tidak hanya berjalan sebagai formalitas, tetapi benar-benar memberikan dampak yang terukur dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Lebih lanjut, Appi menegaskan bahwa keberhasilan implementasi SAKIP tidak hanya bergantung pada kualitas sistem yang dibangun, tetapi juga sangat ditentukan oleh komitmen seluruh jajaran perangkat daerah dalam menjalankannya secara konsisten.
“Sebagus apa pun sistem yang kita miliki, jika tidak disertai dengan komitmen untuk menjalankannya, maka tidak akan memberikan dampak yang baik terhadap tata kelola pemerintahan,” tegasnya.
Menurutnya, terdapat dua faktor utama yang menjadi kunci keberhasilan implementasi SAKIP, yakni penerapan sistem yang tepat serta komitmen kuat dalam pelaksanaannya. Ia menegaskan bahwa implementasi SAKIP bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kewajiban yang harus dijalankan oleh seluruh perangkat daerah.
Appi juga meminta seluruh kepala SKPD untuk bertanggung jawab penuh terhadap kualitas perencanaan, pelaksanaan, hingga capaian kinerja di masing-masing unit kerja. Ia menekankan tidak boleh lagi ada program atau kegiatan yang tidak memiliki kontribusi jelas terhadap strategi pembangunan daerah.





