
“Di Indonesia, kita terikat dengan kebijakan dan regulasi dari pemerintah pusat. Daerah tidak bisa menyediakan atau membangun sendiri setiap proyek infrastruktur, kami tidak bisa melangkah terlalu jauh. Banyak kebijakan yang berasal dari pusat. Namun kita bisa memulai dari skala kecil,” ujarnya.
Untuk itu, Wali Kota yang akrab disapa Appi ini menawarkan, kerja sama awal dapat difokuskan pada proyek-proyek yang lebih sederhana seperti kerja sama pengelolaan air
“Seperti pengolahan air mungkin bisa kami sediakan, ini tidak menjadi bukan proyek besar, melainkan proyek kecil seperti desalinasi dan sebagainya,” jelasnya.
Appi secara khusus menawarkan peluang kerja sama yang mampu menjawab kebutuhan mendesak listrik di wilayah kepulauan. Ia menjelaskan Makassar memiliki wilayah kepulauan yang hanya bisa menikmati listrik sekitar enam jam per hari.
“Kami memiliki delapan pulau dan sebagian di antaranya hanya mendapatkan listrik sekitar enam jam per hari. Kami membutuhkan dukungan teknologi yang lebih baik. Jika Anda memiliki teknologi untuk itu, silakan kami pelajari dan uji bersama, karena ini adalah situasi yang sangat mendesak,” ungkapnya.





