
“Kami tindak lanjuti dengan koordinasi bersama Lurah Bangkala. Saya juga turun langsung meninjau lokasi hingga malam hari untuk memastikan batas wilayah,” tuturnya.
Upaya kolaboratif lintas wilayah serta pendekatan persuasif yang dilakukan Pemerintah Kecamatan Manggala diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
Ia menambahkan, komunikasi intensif juga dilakukan dengan Lurah Pacinongang beserta jajarannya. Hasilnya, kedua wilayah sepakat menggelar kerja bakti bersama guna menuntaskan persoalan sampah di perbatasan tersebut.
“Kami bersama-sama turun, baik dari Makassar maupun Gowa. Kerja bakti dilakukan untuk memastikan sampah di lokasi tersebut bisa tertangani secara maksimal,” lanjutnya.
Dalam proses pembersihan, Pemerintah Kecamatan Manggala turut memanfaatkan alat berat berupa ekskavator yang dipinjam dari warga di Kelurahan Bangkala.
Penggunaan alat berat dinilai mempercepat proses pengangkutan sampah ke armada pengangkut.
“Kalau hanya mengandalkan tenaga manual tentu membutuhkan waktu lama. Alhamdulillah, dengan bantuan ekskavator, sekitar 10 armada truk sampah berhasil diangkut dan lokasi kini sudah bersih,” jelas Ahmad.





