
Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., menegaskan rumput laut merupakan komoditas strategis yang memiliki peran besar dalam memperkuat ekonomi nasional, mendorong industri berbasis maritim, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Pengembangan sektor ini membutuhkan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia industri agar mampu tumbuh lebih inovatif dan berdaya saing.
“Rumput laut memiliki potensi besar bagi masa depan Indonesia. Melalui kerja sama ini, kami ingin menghadirkan riset, inovasi, dan teknologi yang dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pengembangan rumput laut dunia,” jelas Prof. JJ.
Adapun bidang utama kerja sama meliputi pengembangan rumput laut berkelanjutan, ilmu akuakultur, hingga bioteknologi kelautan. Bidang tersebut dinilai memiliki prospek besar dalam meningkatkan produktivitas, mutu hasil budidaya, serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya laut.
Kerja sama tersebut juga membuka peluang luas bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti melalui program mobilitas akademik. Skema yang disiapkan mencakup pertukaran mahasiswa untuk magang dan pelatihan riset, serta pertukaran tenaga ahli guna memperkuat kapasitas keilmuan kedua institusi.





