
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sulawesi Selatan secara resmi menerima dan melepas jemaah haji kloter pertama asal Kabupaten Soppeng yang dijadwalkan akan diberangkatkan pada pukul 03.20 WITA dini hari, 22 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (21/4/2026).
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenhaj Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, menyampaikan bahwa proses penerimaan jemaah haji kloter pertama tahun ini dilaksanakan lebih awal dari jadwal yang telah ditentukan.
“Penerimaan jamaah haji kloter pertama ini dilaksanakan lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan. Hal ini dilakukan agar persiapan pemberangkatan jemaah haji tidak terganggu lagi,” ujarnya.
Pada tahun ini, terdapat dua inovasi layanan yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Pertama, pembagian nusuk yang sebelumnya dilakukan di Kota Makkah, kini dibagikan langsung di Asrama Haji Makassar.
Kedua, pemeriksaan paspor oleh imigrasi Arab Saudi yang sebelumnya dilakukan di Jeddah dan Madinah, kini telah dialihkan ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.
Kebijakan ini memberikan kemudahan bagi jemaah haji, sehingga setibanya di Arab Saudi tidak lagi memerlukan proses pemeriksaan imigrasi yang memakan waktu lama.
Selain itu, Kemenhaj Sulawesi Selatan juga melaksanakan pelayanan kesehatan khusus bagi wanita usia subur melalui pemeriksaan urine. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap kemungkinan adanya jemaah haji yang sedang hamil.
“Karena kami khawatir masih ada jamaah yang hamil. Apabila didapat nanti hasil pemeriksaan urine ternyata wanita subur usia janin 16–24 minggu, kami tidak berangkatkan,” jelas Ikbal.
Pada hari yang sama, Kemenhaj Sulawesi Selatan juga dijadwalkan menerima jemaah haji kloter kedua pada pukul 11.00 WITA, yang akan diberangkatkan pada pukul 07.05 WITA.
Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Soppeng, Selle KS Dalle, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kakanwil Kemenhaj Sulawesi Selatan beserta seluruh jajaran atas peningkatan layanan tahun ini.
“Kami berterima kasih dan mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah serta seluruh jajaran karena pada tahun ini ada beberapa hal yang menjadi keistimewaan bagi kami di Pemerintah Daerah Soppeng. Pertama, jemaah Soppeng tahun ini alhamdulillah masuk jemaah terbesar empat kabupaten di Sulawesi Selatan, yaitu sebanyak 961 jemaah. Selain itu, untuk pertama kalinya jemaah Soppeng terbang pada kloter pertama secara penuh tanpa bergabung dengan daerah lain,” ungkapnya.
Adapun proses pemeriksaan kewarganegaraan jemaah tidak hanya dilakukan oleh imigrasi Indonesia di Embarkasi Haji Makassar, tetapi juga melibatkan petugas imigrasi dari Arab Saudi yang hadir langsung untuk melakukan verifikasi.
Proses ini membutuhkan waktu lebih panjang guna memastikan seluruh dokumen dan identitas jemaah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dengan berbagai peningkatan layanan tersebut, diharapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 dapat berjalan lebih lancar, aman, dan memberikan kenyamanan maksimal bagi seluruh jemaah.
(*)





