
SOLUSIMEDIA,ID,MAKASSAR-Rektor Unhas menginginkan agar penyiapan makanan bergizi gratis untuk murid dan siswa juga mempunyai manfaat bagi kampus berdampak, menjadi laboratorium hidup, dan terintegrasi dengan penyediaan gizi berkelanjutan untuk masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Universitas Hasanuddin (Unhas) berkomitmen mempersiapkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau yang populer disebut sebagai Dapur MBG.
SPPG Unhas tidak hanya diposisikan sebagai unit produksi, tetapi sebagai simpul integrasi antara riset, keahlian, dan implementasi. Dalam konteks ini, Unhas berupaya memastikan bahwa seluruh proses mulai bahan baku dari produk unggulan Unhas, hingga distribusi produk berjalan dengan melibatkan sumber daya internal kampus.
Pengembangan SPPG Unhas melalui Yayasan Metavisi Akademika Nusantara (MAN) diarahkan untuk mendukung implementasi MBG dengan menyiapkan dapur produksi makanan bergizi yang akan disalurkan ke sekolah-sekolah.
“SPPG ini kita dorong agar seluruh prosesnya berbasis pada kekuatan internal Unhas, termasuk pelibatan para ahli gizi. Kita ingin memastikan bahwa setiap produk yang dihasilkan tidak hanya berkualitas, tetapi juga memberikan jaminan pemenuhan gizi bagi masyarakat,” kata Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc, ketika meninjau progres dan kesiapan SPPG Unhas, pada Rabu (25/3/2026).





