
Munafri menegaskan, keberhasilan ini tidak lepas dari kontribusi seluruh lini pemerintahan, mulai dari tingkat akar rumput hingga pimpinan perangkat daerah.
Meski demikian, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat jajaran pemerintah berpuas diri. Menurutnya, mempertahankan kualitas pelayanan publik merupakan tantangan yang jauh lebih besar.
“Seluruh stakeholder memiliki peran penting. Bersama DPRD, Forkopimda, serta koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat, kami akan terus memperkuat sistem ini agar berkelanjutan,” tambahnya.
Dalam capaian tersebut, Makassar bersanding dengan sejumlah kota besar lainnya seperti Bandung, Blitar, Denpasar, Salatiga, Semarang, Surabaya, Tangerang, dan Tangerang Selatan yang juga meraih predikat serupa.
Di tingkat provinsi, penghargaan diberikan kepada DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, serta Kalimantan Selatan. Sementara itu, sebanyak 15 kabupaten juga menerima apresiasi, di antaranya Kabupaten Bandung, Banyuwangi, hingga Sidoarjo.
Prestasi ini turut mendapat perhatian internasional. Konsulat Jenderal Jepang di Makassar, Ohashi Koichi, secara langsung menyampaikan ucapan selamat kepada Munafri di Balai Kota Makassar.





