
SOLUSIMEDIA.ID, JAKARTA – Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Rabu (29/4/2026), turun ke level Rp17.274 per dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip data Bloomberg, rupiah terdepresiasi 31 poin atau 0,18 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia pada pagi hari ini terpantau bervariasi. Yen Jepang menguat tipis 0,02 persen, sementara dolar Hong Kong melemah 0,01 persen.
Dolar Singapura mencatat penguatan 0,05 persen, sedangkan dolar Taiwan turun 0,16 persen dan won Korea Selatan melemah 0,23 persen.
Di Asia Tenggara dan sekitarnya, peso Filipina tercatat melemah 0,22 persen, diikuti rupee India yang turun 0,38 persen.
Sementara itu, yuan China dan ringgit Malaysia masing-masing menguat 0,04 persen. Baht Thailand juga terpantau melemah 0,26 persen terhadap dolar AS.
Adapun pergerakan mata uang utama di Eropa terhadap dolar AS menunjukkan tren campuran. Euro relatif stagnan, pound sterling melemah tipis 0,03 persen, sementara franc Swiss menguat 0,1 persen. Krona Swedia naik 0,04 persen dan krona Denmark menguat 0,01 persen.
Pergerakan ini mencerminkan dinamika pasar global yang masih dipengaruhi berbagai sentimen eksternal, termasuk kebijakan moneter dan kondisi ekonomi di masing-masing kawasan. (*)





