MakassarNews

Fasruddin Rusli Dorong Pembenahan Total Drainase Makassar Secara Terintegrasi

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar, Fasruddin Rusli, menegaskan bahwa pembenahan infrastruktur, khususnya sistem drainase, harus dilakukan secara menyeluruh demi mengatasi persoalan banjir yang masih kerap terjadi di sejumlah wilayah kota.

Hal tersebut disampaikannya dalam program podcast Parlemen Update, saat membahas skala prioritas pembangunan infrastruktur di Kota Makassar.

Menurut Fasruddin, upaya perbaikan infrastruktur tidak mengenal kata terlambat. Meski sejumlah program telah dijalankan, kondisi drainase dan jalan di Makassar dinilai masih membutuhkan pembenahan yang lebih besar dan terintegrasi.

“Tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki infrastruktur. Banyak yang sudah dilakukan, tetapi drainase dan jalan kita masih perlu pembenahan yang lebih besar lagi,” ujarnya.

Ia bahkan mencontohkan keberhasilan Kota Bandung dalam melakukan pembenahan sistem drainase secara menyeluruh. Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kota Makassar dalam merancang perbaikan yang lebih komprehensif.

“Kita bisa belajar dari Bandung, mereka memperbaiki hampir satu kota. Hasilnya, sekarang sistem drainasenya jauh lebih baik dan mampu mengurangi risiko banjir,” jelasnya.

BACA JUGA  Bapenda Makassar Catat Kinerja Impresif, Realisasi Pendapatan 17 Persen

Fasruddin mendorong agar Pemerintah Kota Makassar melibatkan berbagai pihak dalam merumuskan solusi, mulai dari akademisi, tim teknis Dinas Pekerjaan Umum, hingga Dinas Tata Ruang. Selain itu, aspirasi masyarakat juga dinilai penting sebagai dasar dalam menentukan arah kebijakan.

Ia menilai, pembenahan drainase idealnya dilakukan dari hulu hingga hilir secara terintegrasi agar aliran air dapat berjalan optimal tanpa menimbulkan genangan.

“Kita harus tahu di mana hulunya, di mana hilirnya. Kalau ini dibenahi secara menyeluruh, saya yakin dalam waktu relatif singkat wajah Kota Makassar bisa berubah,” ungkapnya.

Namun demikian, Fasruddin tidak menampik bahwa tantangan utama dalam pembenahan infrastruktur adalah keterbatasan anggaran. Ia menyebutkan bahwa perbaikan menyeluruh membutuhkan biaya besar yang berpotensi menguras Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Di sisi lain, kondisi geografis dan intensitas curah hujan yang tinggi juga menjadi faktor penyebab banjir di sejumlah titik. Ia mengungkapkan, beberapa kawasan seperti Jalan Sulawesi, Bulu Kunyit, hingga sejumlah wilayah permukiman masih sering mengalami genangan saat hujan deras.

BACA JUGA  Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Tegaskan Reses Jadi Instrumen Vital Serap Aspirasi Warga

“Curah hujan tinggi membuat beberapa titik tergenang cukup parah. Ini yang harus kita carikan solusi terbaik, terutama dalam pembenahan drainase dari hulu ke hilir,” katanya.

Fasruddin menegaskan, diperlukan formula yang tepat agar sistem drainase di Makassar dapat berfungsi optimal dan mampu mengalirkan air hingga ke titik pembuangan akhir tanpa hambatan.

Ia berharap, dengan perencanaan matang dan kolaborasi lintas sektor, perbaikan infrastruktur di Kota Makassar dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Yang terpenting, bagaimana kita menghadirkan solusi yang benar-benar menyelesaikan persoalan, bukan hanya sementara, tetapi berkelanjutan,” tutupnya.

Perbincangan selengkapnya dapat disaksikan di chanel Youtube Solusimedia.id_official atau melalui tautan berikut:

(*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button