
Kedua, peningkatan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru. Pemerintah menyediakan beasiswa Rp3 juta per semester bagi guru yang belum memenuhi kualifikasi minimal melalui program rekognisi pembelajaran lampau (RPL), serta berbagai pelatihan seperti pembelajaran mendalam, bimbingan konseling, koding, kecerdasan artifisial, dan kepemimpinan sekolah.
Selain itu, kesejahteraan guru juga terus ditingkatkan melalui sertifikasi dan pemberian insentif, termasuk bagi tenaga honorer.
Ketiga, penguatan karakter peserta didik melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan nyaman. Program ini didukung berbagai inisiatif seperti Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Makan Bergizi Gratis, serta kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka.
Keempat, peningkatan kualitas pembelajaran melalui penguatan literasi, numerasi, serta pengembangan bidang STEM (Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika), termasuk pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai instrumen evaluasi.
Kelima, perluasan akses pendidikan yang inklusif dan fleksibel melalui berbagai jalur, seperti sekolah satu atap, pembelajaran jarak jauh, sekolah terbuka, serta penguatan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.





