MakassarNews

Muchlis Misbah Tekankan Pendidikan Akhlak, Kunci Wujudkan Generasi Emas 2045

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Komitmen dalam mewujudkan visi Generasi Emas 2045 kembali ditegaskan dalam program Parlemen Update yang menghadirkan Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar dari Partai Hanura, Muchlis A. Misbah.

Dalam dialog tersebut, ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk membangun generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Diskusi yang mengangkat tema “Sinergi Mewujudkan Generasi Emas 2045” ini menyoroti peran strategis sektor kesejahteraan sosial, pendidikan, dan kesehatan sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia.

Muchlis menyebut, berbagai upaya sebenarnya telah dilakukan, namun masih perlu evaluasi dan peningkatan agar hasilnya lebih optimal.

“Secara fakta, kita sudah mempersiapkan berbagai program dan kegiatan. Tinggal bagaimana yang kurang itu diperbaiki dan ditingkatkan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan Generasi Emas 2045 sangat bergantung pada kondisi sosial masyarakat saat ini.

BACA JUGA  DPRD Makassar Kawal Strategi Bapenda Kejar PAD Rp2,4 Triliun

Menurutnya, persoalan kemiskinan dan korupsi masih menjadi tantangan besar yang harus diatasi secara serius.

“Kalau masyarakat kita masih banyak yang miskin, itu akan berpengaruh. Salah satu faktor yang harus ditekan adalah korupsi,” tegasnya.

Selain itu, Muchlis menyoroti pentingnya kesiapan generasi muda pasca pendidikan.

Ia mengingatkan bahwa lulusan pendidikan harus memiliki peluang kerja atau kemampuan untuk menciptakan lapangan kerja sendiri.

“Kalau setelah menempuh pendidikan tidak punya pekerjaan, mau ke mana? Maka harus ada dorongan untuk bisa menciptakan pekerjaan sendiri,” jelasnya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa tanggung jawab mewujudkan Generasi Emas bukan hanya berada di pundak pemerintah, tetapi menjadi tugas bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk media.

Dalam aspek pendidikan, Muchlis memberi perhatian khusus pada pentingnya pembentukan akhlak sebagai fondasi utama. Ia menilai pendidikan karakter, nilai kebangsaan, dan kecintaan terhadap Pancasila perlu diperkuat kembali, terutama di tingkat pendidikan dasar dan menengah.

BACA JUGA  Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham: Usulkan Perbaikan Infrastruktur Sekolah dan Kerja Sama dengan Swasta

“Pendidikan akhlak itu sangat penting. Dulu ada penanaman nilai seperti P4, bagaimana mencintai negara, Pancasila, dan agama. Itu yang sekarang mulai berkurang,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti fenomena generasi muda yang dinilai mulai kehilangan pemahaman dasar tentang nilai-nilai kebangsaan. Karena itu, menurutnya, ruang-ruang pembinaan karakter harus kembali dihidupkan, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Menutup pernyataannya, Muchlis mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengambil peran dalam mewujudkan cita-cita besar Indonesia di tahun 2045.

“Untuk mencapai Generasi Emas, ini bukan hanya tugas pemerintah. Mari kita semua bahu membahu untuk menyonsong tugas ini,” pungkasnya.

Pembahasan selengkapnya dapat disaksikan pada chanel Youtube Solusimedia.id_official atau melalui tautan berikut:

(*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button