MakassarNews

Inisiatif Warga Tamalanrea, PKL Bongkar Lapak di Atas Drainase Tanpa Penertiban

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Upaya menghadirkan kota yang bersih, tertata, dan estetis kembali terlihat di Kecamatan Tamalanrea. Kali ini, langkah tersebut justru datang dari kesadaran masyarakat di RW 05 Tamala’lang, Kelurahan Parangloe.

Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) secara sukarela membongkar lapak yang selama ini berdiri di atas saluran drainase. Tanpa menunggu tindakan penertiban dari pemerintah, para pemilik kios memilih patuh demi kepentingan bersama, mulai dari kelancaran aliran air hingga kenyamanan pejalan kaki.

Camat Tamalanrea, Andi Patiroi, mengungkapkan bahwa terdapat enam kios yang dibongkar secara mandiri oleh pemiliknya. Bangunan tersebut diketahui telah berdiri di atas drainase selama lebih dari sepuluh tahun.

BACA JUGA  Wali Kota Makassar Bangun Sinergi dengan Kepolisian untuk Jaga Ketertiban Wilayah

“Sekitar enam kios dibongkar sendiri oleh pemiliknya. Bangunan itu sudah berdiri lebih dari satu dekade di atas saluran drainase,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Ia mengapresiasi langkah warga yang dinilai mencerminkan perubahan cara pandang terhadap ruang publik. Menurutnya, ruang kota tidak hanya dimanfaatkan untuk aktivitas ekonomi, tetapi juga harus dijaga fungsinya sebagai fasilitas umum.

Dengan terbukanya kembali saluran drainase, diharapkan dapat mengurangi potensi genangan dan banjir. Selain itu, fungsi pedestrian juga kembali optimal bagi masyarakat.

“Ini menjadi sinyal positif bahwa kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dapat terwujud melalui aksi nyata menjaga kota,” tambahnya.

Di tengah kompleksitas persoalan perkotaan, aksi ini menjadi contoh bahwa perubahan bisa dimulai dari kesadaran sederhana. Pemerintah kecamatan pun menegaskan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam penataan wilayah.

BACA JUGA  Dinkes Makassar Gelar Pertemuan Advokasi Kelompok Kerja Penguatan Peran Posyandu

“Kami terus melakukan edukasi dan pendekatan persuasif. Harapannya, masyarakat memahami bahwa ini untuk kepentingan bersama, bukan semata penertiban,” jelas Andi Patiroi.

Langkah pembongkaran mandiri ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kota Makassar dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertib, bersih, dan bebas dari penyumbatan drainase.

Pemerintah Kecamatan Tamalanrea pun berkomitmen untuk terus menjaga fungsi fasilitas umum sekaligus menghadirkan wajah kota yang lebih nyaman bagi seluruh masyarakat. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button