
“Komitmen kami tidak hanya terletak pada kesinambungan kegiatan, tetapi juga pada kualitas dampak yang dihasilkan. Dari majelis ini, kami berharap lahir kontribusi nyata bagi umat,” jelas Kumalasari.
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua BKMT Unhas, Hj. Eminita Muskarini Sumbangan Baja menekankan pentingnya konsistensi dalam menjalankan dakwah di tengah dinamika kehidupan akademik. Dirinya menggambarkan BKMT sebagai oase spiritual yang memberi keseimbangan bagi sivitas akademika.
“Majelis taklim tidak boleh hanya berhenti di ruang kajian. Kita harus melangkah lebih jauh, menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Eminita juga menambahkan bahwa pemberdayaan umat harus dimulai dari penguatan kualitas individu. Pembentukan pribadi yang cerdas, tangguh, dan berakhlak karimah dinilai menjadi fondasi utama dalam mendorong perubahan sosial yang berkelanjutan.
Momentum milad ke-24 ini dimaknai sebagai titik tolak untuk meningkatkan produktivitas organisasi. BKMT diharapkan mampu menghadirkan program yang lebih inovatif, adaptif, serta relevan dengan kebutuhan umat di tengah perkembangan zaman.





