
Usai apel, tim gabungan bergerak melakukan penataan lapak PK5 sekaligus menertibkan parkir liar yang selama ini dikeluhkan warga karena mengganggu akses jalan dan aktivitas masyarakat.
Menurut Andi Patiroi, langkah yang dilakukan tidak semata-mata berfokus pada penertiban, tetapi juga sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga ketertiban ruang publik.
“Kami lebih mengedepankan komunikasi dan kesadaran bersama. Alhamdulillah, sebagian pedagang menunjukkan itikad baik dengan membongkar lapaknya secara mandiri,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan yang tertib dan nyaman.
“Upaya ini kami harapkan mampu mendukung terwujudnya wajah kota yang lebih rapi, bersih, dan nyaman bagi seluruh warga,” tutupnya. (*)





