
Karena itu, ia berharap forum Tudang Sipulung Nasional dapat menjadi ruang melahirkan gagasan-gagasan inklusif yang dapat diadopsi pemerintah dalam mendukung pembangunan Kota Makassar.
Selain menjadi wadah silaturahmi dan bertukar ide, Appi juga meminta pengurus IKA SMADA untuk segera mematenkan jenama “Tudang Sipulung” sebagai identitas resmi organisasi.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga nilai historis dan budaya dari tradisi berkumpul alumni agar tetap menjadi ciri khas IKA SMADA.
Pelaksanaan TSN II IKA SMADA 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Mei 2026, juga dinilai memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Makassar.
Appi pun mengajak para alumni yang datang dari berbagai daerah untuk menikmati suasana Kota Makassar sekaligus berkontribusi terhadap perputaran ekonomi lokal.
“Enjoy di acara ini, enjoy di Kota Makassar. Spend your time, spend your money di Kota Makassar. Kita ingin kota ini selalu memiliki cerita yang tidak pernah habis untuk dikenang,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Appi juga memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana atas konsep acara yang dinilai megah dan kreatif, khususnya dengan menghadirkan panggung utama di kawasan bersejarah Fort Rotterdam.





