MakassarNews

TP PKK Makassar Kampanyekan Stop Boros Pangan, Bagikan 600 Kotak Makan Gratis untuk Siswa SMP

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — TP PKK Kota Makassar sukses menggelar kampanye Stop Boros Pangan melalui program Goes to School dengan membagikan kotak makan gratis kepada ratusan siswa SMP di enam sekolah di Kota Makassar.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMP Negeri 11 Makassar, SMP Negeri 53 Makassar, SMP Negeri 4 Makassar, SMP Negeri 32 Makassar, SMP Negeri 55 Makassar, dan SMP Negeri 20 Makassar dengan total sasaran sebanyak 600 siswa.

Program ini menjadi salah satu inovasi TP PKK Kota Makassar tahun 2026 melalui kegiatan Goes to School yang dijalankan oleh masing-masing kelompok kerja (Pokja). Untuk kegiatan kali ini, pelaksanaan dilakukan oleh Pokja III yang membidangi urusan pangan.

Ketua Bidang III TP PKK Kota Makassar, Prof. Khadijah Mahyuddin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan inisiatif Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dalam menghadirkan program edukatif yang menyentuh langsung kalangan pelajar.

“Kegiatan ini merupakan inisiatif Ibu Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, agar kita tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menghadirkan solusi nyata. Kami ingin anak-anak memahami pentingnya menghargai makanan dan tidak membuang makanan yang masih bisa dikonsumsi,” ujarnya saat menutup kegiatan di SMP Negeri 20 Makassar, Jumat (22/5/2026).

BACA JUGA  TP PKK Makassar Tinjau Posyandu, Dorong Layanan Kesehatan Ibu dan Anak Lebih Optimal

Menurutnya, persoalan sampah makanan saat ini menjadi perhatian serius, terutama di lingkungan sekolah yang telah menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menjelaskan, di sejumlah sekolah masih ditemukan makanan yang tidak habis dikonsumsi siswa, sementara wadah makanan yang digunakan tidak dapat dibawa pulang.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi menyebabkan makanan tersisa menjadi terbuang apabila tidak dikelola dengan baik.

“Karena itu TP PKK hadir memberikan solusi melalui pembagian kotak makan. Jika makanan belum habis, anak-anak bisa membawanya pulang dan mengonsumsinya kembali sehingga tidak ada makanan yang terbuang,” jelasnya.

Selain pembagian kotak makan, TP PKK Kota Makassar juga menghadirkan pemateri dari Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar dan Komunitas Artani untuk memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya mengurangi pemborosan pangan dan pengelolaan sampah organik.

Para siswa juga diperkenalkan dengan berbagai metode pengolahan sampah organik, mulai dari pembuatan kompos, pemanfaatan biopori, hingga penggunaan maggot untuk membantu mempercepat penguraian sampah organik.

Ketua Pokja III TP PKK Kota Makassar, Dr. Erieka Novianti, mengatakan edukasi pengelolaan sampah pangan perlu ditanamkan sejak dini agar anak-anak terbiasa menghargai makanan dan peduli terhadap lingkungan.

BACA JUGA  Melinda Aksa Tinjau Kebun PKK di Ujung Pandang, Dorong Kemandirian Pangan Berbasis Rumah Tangga

Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti menghabiskan makanan sesuai porsi dan memilah sampah dapat membentuk perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa sisa makanan yang dibuang sembarangan dapat berdampak pada lingkungan. Karena itu, melalui edukasi ini kami berharap lahir kebiasaan baik untuk lebih bijak mengelola makanan dan mengurangi sampah pangan,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, secara resmi membuka rangkaian kegiatan Goes to School Gerakan Stop Boros Pangan pada 12 Mei 2026 lalu.

Dalam sambutannya, Melinda menyampaikan bahwa program tersebut dihadirkan untuk membangun kesadaran generasi muda agar lebih menghargai makanan serta memahami pentingnya menjaga ketahanan pangan sejak usia dini.

“Kami ingin anak-anak memiliki kebiasaan yang baik sejak sekarang, mulai dari menghargai makanan, tidak menyisakan makanan secara berlebihan, hingga memahami bahwa setiap makanan memiliki nilai dan proses panjang sebelum sampai ke meja makan. Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir generasi yang lebih peduli terhadap pangan dan lingkungan,” tuturnya. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button