
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Rangkaian akbar Tudang Sipulung Nasional (TSN) II Ikatan Alumni (IKA) SMA Negeri 2 (SMADA) Makassar resmi ditutup dengan penuh kemeriahan di kawasan bersejarah Benteng Rotterdam, Minggu (24/5/2026).
Penutupan agenda silaturahmi nasional tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang juga menjabat sebagai Ketua Harian IKA SMADA Makassar.
Suasana penutupan berlangsung semarak dengan diawali defile dan karnaval budaya yang melibatkan ribuan alumni lintas angkatan. Parade budaya itu bergerak dari Rumah Jabatan Wali Kota Makassar menuju lokasi utama acara di Benteng Rotterdam, menciptakan atmosfer penuh kebersamaan dan nostalgia.
Dalam sambutannya, Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi menyampaikan apresiasi kepada seluruh alumni dan panitia yang telah berkontribusi menyukseskan TSN II SMADA Makassar.
“Terima kasih atas seluruh partisipasi, perhatian, dan dukungan yang diberikan dalam pelaksanaan Tudang Sipulung Nasional Kedua SMA Negeri 2 Makassar ini,” ujar Appi di hadapan ribuan alumni yang memadati area acara.
Sebagai tuan rumah, alumni SMADA angkatan 1993 itu juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan. Meski demikian, ia menilai kerja keras panitia berhasil menghadirkan pengalaman yang berkesan bagi para peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, evaluasi dari pelaksanaan tahun ini akan menjadi bahan perbaikan untuk penyelenggaraan TSN berikutnya agar semakin matang dan berdampak luas.
Appi menegaskan bahwa Tudang Sipulung Nasional bukan hanya sekadar ajang temu kangen atau nostalgia antarsesama alumni. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang kolaborasi strategis yang mampu melahirkan program nyata lintas angkatan dan lintas profesi.
“Kita berharap Tudang Sipulung ini mampu menghasilkan berbagai program konkret yang bisa dikolaborasikan bersama oleh alumni dari berbagai bidang,” tegasnya.
Ia juga meyakini jaringan alumni SMADA yang tersebar di berbagai sektor memiliki potensi besar untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah maupun masyarakat apabila terus dipersatukan dalam wadah yang kuat.
Pada kesempatan itu, Appi turut menegaskan bahwa pelaksanaan Tudang Sipulung Nasional mendatang harus tetap dilaksanakan di Sulawesi Selatan sebagai bentuk menjaga ikatan emosional serta akar budaya alumni SMADA Makassar.
“Kalau reuni per angkatan silakan dilaksanakan di mana saja, tetapi Tudang Sipulung Nasional SMA 2 tidak boleh digelar di luar Sulawesi Selatan,” pungkasnya yang disambut tepuk tangan meriah para alumni.
Diketahui, TSN II SMADA Makassar berlangsung selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Mei 2026 di Kota Makassar. Kegiatan ini sukses mempertemukan kembali ribuan alumni dari berbagai generasi dan daerah di seluruh Indonesia. (*)





