
“Penanganan TPA Tamangapa tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor, konsistensi dalam pelaksanaan program, serta pengawasan yang berkelanjutan. Evaluasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh target dapat tercapai sesuai rencana,” ujar Melinda.
Ia menambahkan, transformasi pengelolaan sampah tidak hanya berfokus pada pembenahan sistem dan operasional di kawasan TPA, tetapi juga harus dibarengi dengan penguatan edukasi kepada masyarakat terkait pengurangan dan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Helmy Budiman, memaparkan sejumlah perkembangan yang telah dicapai selama masa pelaksanaan program percepatan penanganan TPA Tamangapa.
Menurutnya, berbagai langkah strategis terus dilakukan, mulai dari penataan operasional di area TPA, peningkatan sistem pengawasan, hingga penguatan koordinasi dengan pemerintah pusat dan berbagai pihak terkait.
“DLH terus menjalankan seluruh rencana aksi yang telah disusun. Setiap perkembangan kami laporkan dan evaluasi secara berkala agar target yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Makassar dapat terpenuhi sesuai ketentuan,” kata Helmy.





