MakassarNews

Pemkot Makassar Dukung Program Kampung Redam, Perkuat Rekonsiliasi dan Kesadaran Hukum Masyarakat

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi Program Kampung Rekonsiliasi dan Perdamaian (Kampung Redam) yang diinisiasi Direktorat Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan Hak Asasi Manusia (HAM), Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, saat menerima kunjungan koordinasi jajaran Ditjen Pelayanan dan Kepatuhan HAM di Ruang Rapat Sekda, Kantor Wali Kota Makassar, Selasa (2/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas sinkronisasi program sekaligus teknis pelaksanaan Kampung Redam yang merupakan salah satu program strategis nasional untuk memperkuat budaya damai, meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, serta mendorong penyelesaian konflik berbasis komunitas.

Sekda Makassar menyambut baik inisiatif pemerintah pusat tersebut karena dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Makassar dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat toleransi, dan menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis hingga ke tingkat kelurahan.

BACA JUGA  DBON Kaltim Maksimalkan Pembinaan Atlet Muda di Basecamp Sempaja

Menurut Andi Zulkifly, Program Kampung Redam memiliki peran penting dalam membangun ruang dialog yang sehat di tengah masyarakat sebagai langkah preventif terhadap potensi konflik sosial.

“Melalui program ini, kita berharap dapat mengoptimalkan ruang-ruang dialog di masyarakat untuk mencegah konflik sosial secara dini, sekaligus memperkokoh kesadaran hukum warga demi mewujudkan lingkungan yang aman dan damai,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Makassar siap mendukung pelaksanaan program tersebut melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Keterlibatan pemerintah kecamatan dan kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta aparat keamanan dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan nilai-nilai rekonsiliasi dan perdamaian dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA  Pemkot Makassar Perkuat Integritas, 14 Pejabat Inspektorat Resmi Dilantik

“Keberhasilan program ini tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi seluruh pihak agar semangat perdamaian dan penyelesaian konflik secara musyawarah dapat tumbuh dan menjadi budaya di tengah masyarakat,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas sejumlah aspek teknis pelaksanaan program, termasuk pemetaan wilayah yang berpotensi menjadi lokasi proyek percontohan (pilot project) Kampung Redam di Kota Makassar.

Pemerintah Kota Makassar berharap program tersebut dapat segera direalisasikan dan memberikan dampak positif dalam memperkuat kohesi sosial, meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kota Daeng.

Melalui Program Kampung Redam, Makassar diharapkan menjadi salah satu daerah percontohan dalam membangun masyarakat yang inklusif, harmonis, dan mampu menyelesaikan berbagai persoalan sosial melalui pendekatan dialog, rekonsiliasi, dan semangat kebersamaan. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button