
Nasrun menambahkan, sampah yang baru masuk akan diarahkan ke area yang masih memiliki kapasitas penampungan, sementara area timbunan terbuka menjadi prioritas untuk segera ditutup guna mengurangi dampak terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
Meski menghadapi tantangan tingginya volume sampah yang masuk setiap hari, pengelola TPA memastikan proses pemantauan dan penanganan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pengelolaan sampah yang lebih aman, tertata, dan berwawasan lingkungan.
Pembenahan TPA Antang menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kota Makassar dalam mendukung transformasi pengelolaan sampah yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan bagi masyarakat. (*)





