
Menurutnya, ratifikasi CEPA akan membuka peluang investasi yang lebih luas, memperkuat hubungan ekonomi kedua belah pihak, serta menciptakan manfaat nyata bagi daerah-daerah potensial, termasuk Kota Makassar.
“Jika CEPA dapat diratifikasi, peluang investasi akan semakin besar dan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi kota-kota seperti Makassar,” katanya.
Selain itu, Uni Eropa juga menegaskan komitmennya untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui berbagai program kerja sama yang berfokus pada pembangunan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pembangunan berkelanjutan.
Antoine bahkan menyatakan keinginannya untuk mendorong Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia yang baru agar menjadikan Makassar sebagai salah satu destinasi kunjungan awal setelah mulai bertugas pada September mendatang.
Ia juga menyoroti tahun 2027 sebagai momentum penting yang menandai 50 tahun hubungan ASEAN-Uni Eropa. Peringatan tersebut diharapkan menjadi tonggak penguatan kemitraan strategis yang mampu membuka ruang kerja sama yang lebih luas di berbagai sektor.
Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyambut baik kunjungan delegasi Uni Eropa dan menilai pertemuan tersebut sebagai peluang strategis untuk memperluas jejaring internasional serta mendorong masuknya investasi ke Kota Makassar.





