
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. Taruna Ikrar, menegaskan bahwa kolaborasi erat dengan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) adalah ikhtiar mulia dalam menjaga keselamatan rakyat Indonesia.
Hal ini terwujud dalam pertemuan hangat Prof. Taruna Ikrar dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta. Pertemuan berlangsung penuh keakraban, mencerminkan tekad bersama untuk mengawal kesehatan dan keselamatan masyarakat.
Dalam suasana kekeluargaan itu, kedua pimpinan menekankan bahwa peredaran obat ilegal, kosmetik tanpa izin edar, serta pangan berbahaya merupakan ancaman serius yang harus ditangani secara tegas.
“Kerja sama antara BPOM dan POLRI bukan hanya sebuah kewajiban institusi, melainkan amanah moral dan ibadah. Tugas kami memastikan rakyat terlindungi dari obat dan makanan berbahaya adalah bentuk pengabdian kepada bangsa sekaligus wujud syukur atas kepercayaan Allah SWT,” ujar Prof. Taruna Ikrar.
Sementara itu, Jenderal Listyo Sigit menegaskan dukungan penuh POLRI terhadap langkah BPOM. Menurutnya, keselamatan rakyat adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar, bahkan menjadi bagian dari tanggung jawab kemanusiaan yang luhur.





