
Menurut Munafri, stadion yang akan dibangun di kawasan Untia, Kecamatan Biringkanaya, tersebut tidak hanya difungsikan sebagai arena pertandingan sepak bola, tetapi juga dirancang sebagai kawasan terpadu berbasis sport tourism dan aktivitas komersial.
“Kami ingin menghadirkan fasilitas olahraga berstandar internasional yang mampu menarik berbagai event nasional maupun internasional,” katanya.
Proyek Stadion Untia direncanakan berdiri di atas lahan seluas sekitar 23 hektare. Saat ini, proses penimbunan lahan telah berjalan dan pemerintah terus mematangkan perencanaan guna mempercepat realisasi pembangunannya.
Selain stadion utama, kawasan tersebut diproyeksikan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung olahraga, ruang komersial, area hiburan, serta fasilitas publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Appi menilai proyek Stadion Untia memiliki prospek investasi yang sangat menjanjikan. Menurutnya, Makassar dan wilayah sekitarnya memiliki basis penggemar sepak bola yang besar dengan dukungan kuat terhadap klub kebanggaan Sulawesi Selatan, PSM Makassar.
“Kami percaya proyek ini memiliki potensi yang sangat besar. Olahraga, khususnya sepak bola, sangat populer di Kota Makassar dan daerah sekitarnya,” tuturnya.





