
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 di Kota Makassar mendapat dukungan penuh dari DPRD Kota Makassar. Ajang diplomasi budaya dan kuliner yang diinisiasi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bersama Pemerintah Kota Makassar itu dinilai menjadi momentum strategis untuk memperluas jejaring internasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Anggota DPRD Kota Makassar dari Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat, Muchlis A. Misbah, mengatakan penyelenggaraan IGS 2026 memberikan dampak positif bagi Kota Makassar, terutama dalam meningkatkan perputaran ekonomi dan memperkenalkan potensi daerah kepada dunia internasional.
“Bagi kami di legislatif, pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) mendapat dukungan penuh dari DPRD Kota Makassar karena kegiatan ini dapat meningkatkan perputaran ekonomi di Kota Makassar,” ujar Muchlis, Rabu (24/6/2026).
Menurut politisi Partai Hanura tersebut, kehadiran para duta besar, diplomat, dan perwakilan negara sahabat menjadi kesempatan besar bagi Makassar untuk menunjukkan berbagai keunggulan yang dimiliki, mulai dari sektor budaya, pariwisata, kuliner, hingga potensi ekonomi dan investasi.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena menjadi sarana untuk memperkenalkan Makassar ke dunia luar,” tuturnya.
Ia menilai Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026 tidak hanya menjadi ajang diplomasi kuliner dan budaya, tetapi juga etalase strategis untuk mempromosikan potensi unggulan Kota Makassar kepada komunitas internasional.
Kehadiran puluhan delegasi diplomatik dari berbagai negara, kata dia, membuka peluang besar bagi Makassar untuk memperluas kerja sama, menarik investasi, serta memperkuat promosi sektor pariwisata, ekonomi, dan kebudayaan di tingkat global.
“Dengan adanya kegiatan seperti ini, kita berharap semakin banyak investor yang tertarik datang ke Makassar, melihat langsung potensi yang kita miliki, serta membuka peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat,” ujar Muchlis saat menghadiri jamuan makan malam Indonesia Gastrodiplomacy Series di Benteng Fort Rotterdam.
Ia menegaskan, dukungan DPRD Kota Makassar terhadap kegiatan tersebut tidak hanya disampaikan melalui pernyataan, tetapi juga diwujudkan melalui kehadiran langsung para anggota dewan dalam rangkaian kegiatan yang dilaksanakan.
Menurutnya, keterlibatan unsur legislatif menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendukung upaya Pemerintah Kota Makassar memperkuat promosi daerah di tingkat internasional.
“Kami hadir di sini sebagai bentuk dukungan nyata. Kehadiran kami menunjukkan bahwa DPRD Kota Makassar memberikan perhatian dan dukungan terhadap upaya-upaya promosi daerah yang dilakukan Pemerintah Kota,” jelasnya.
Bahkan, lanjut Muchlis, para anggota dewan rela menyesuaikan berbagai agenda lainnya demi menghadiri kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap upaya promosi daerah.
Lebih lanjut, ia menilai masih banyak potensi Kota Makassar yang belum dikenal secara luas oleh masyarakat internasional. Karena itu, kegiatan seperti Indonesia Gastrodiplomacy Series menjadi wadah yang tepat untuk memperkenalkan berbagai kekayaan daerah yang selama ini belum terekspos secara maksimal.
Menurutnya, sektor pariwisata menjadi salah satu potensi yang perlu terus diperkenalkan kepada dunia. Selain itu, kekayaan kuliner khas Makassar dan Sulawesi Selatan yang menjadi bagian utama dalam kegiatan gastrodiplomasi juga memiliki daya tarik besar bagi wisatawan maupun investor.
Tidak hanya itu, keberagaman adat istiadat, budaya, dan tradisi masyarakat Makassar juga dinilai memiliki nilai jual yang mampu memperkuat citra kota sebagai destinasi wisata dan pusat kebudayaan di kawasan Indonesia Timur.
“Masih banyak hal yang perlu diperkenalkan dari Kota Makassar. Mulai dari destinasi wisatanya, kulinernya, hingga adat istiadat dan budayanya. Selama ini masih banyak potensi yang belum terekspos dengan baik. Melalui kegiatan seperti ini, semua potensi tersebut dapat ditampilkan dan diperkenalkan kepada para tamu dari berbagai negara,” terangnya.
Muchlis berharap kegiatan promosi berskala internasional seperti IGS dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena diyakini mampu memberikan dampak positif bagi Kota Makassar, baik dari sisi promosi daerah, peningkatan kunjungan wisatawan, maupun peluang investasi yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Dengan semakin banyaknya kegiatan internasional yang digelar di Makassar, maka semakin luas pula peluang untuk memperkenalkan daerah kita kepada dunia. Harapannya, tentu akan berdampak pada peningkatan investasi, kunjungan wisatawan, serta pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Makassar,” tutupnya.
Diketahui, sebanyak 41 delegasi dari 28 negara ambil bagian dalam Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026. Negara-negara yang hadir berasal dari kawasan Asia, Eropa, Afrika, Amerika, hingga Pasifik, di antaranya Australia, Fiji, Pakistan, Jepang, Meksiko, Brasil, Ukraina, Bosnia dan Herzegovina, Kuba, Tunisia, Venezuela, Serbia, Polandia, Kepulauan Solomon, Peru, Nigeria, Kosta Rika, Bulgaria, Laos, Finlandia, Kamboja, Zimbabwe, Ethiopia, Rwanda, Belanda, Uruguay, Malaysia, dan Filipina. (*)





