
Ia juga menegaskan komitmen Kementerian Luar Negeri RI dalam mendukung dan memfasilitasi berbagai peluang kerja sama tersebut melalui jaringan diplomatik Indonesia yang tersebar di berbagai negara.
“Kementerian Luar Negeri siap memfasilitasi dan menjembatani berbagai peluang kerja sama tersebut melalui jaringan 131 kedutaan besar dan konsulat Indonesia di berbagai negara,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Heru menekankan bahwa keberhasilan diplomasi tidak boleh berhenti pada pelaksanaan forum dan pertemuan semata, tetapi harus diwujudkan melalui kemitraan konkret dan hubungan jangka panjang yang memberikan manfaat bersama.
Karena itu, ia berharap forum investasi yang digelar di Makassar dapat menjadi jalur nyata untuk mengubah berbagai peluang yang teridentifikasi menjadi kerja sama yang berkelanjutan dan berdampak langsung terhadap pembangunan daerah.
“Pintu Sulawesi Selatan terbuka bagi dunia, dan Kementerian Luar Negeri siap membantu mengubah perkenalan hari ini menjadi kemitraan hari esok,” tutup Heru. (*)





