
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menilai kehadiran delegasi IGS 2026 merupakan kehormatan sekaligus kesempatan strategis bagi Makassar untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan kuliner lokal ke panggung internasional.
Menurutnya, kegiatan tersebut mempertegas posisi Makassar sebagai kota yang terbuka terhadap kerja sama dan kolaborasi global.
“Kehadiran para delegasi Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026 merupakan kehormatan bagi Kota Makassar. Melalui kegiatan ini, Makassar tidak hanya memperkenalkan kekayaan kuliner dan budaya lokal, tetapi juga memperkuat perannya sebagai kota yang terbuka terhadap kolaborasi internasional,” ujarnya.
Aliyah berharap pengalaman yang diperoleh para delegasi selama berada di Makassar dapat menjadi kenangan positif yang dibawa pulang ke negara masing-masing sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di masa depan.
“Semoga pengalaman ini membawa cerita indah tentang Makassar ke negara masing-masing dan menjadi awal lahirnya berbagai kolaborasi baru yang saling menguntungkan,” tuturnya.
Kegiatan Phinisi Sailing turut mendapat dukungan penuh dari unsur keamanan dan keselamatan laut. Pengawalan dilakukan oleh tim gabungan yang dipimpin Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar, menggunakan kapal fiberglass, sementara sejumlah perahu nelayan turut mengiringi perjalanan kapal pinisi di sepanjang perairan Pantai Losari.





