BusinessMakassarNews

OJK Perkuat Literasi dan Pelindungan Konsumen, Edukasi Jangkau 1,82 Juta Masyarakat

SOLUSIMEDIA.ID,MAKASSAR– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat terus memperkuat upaya peningkatan literasi dan pelindungan konsumen sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap sektor jasa keuangan.

Selama periode Januari hingga Mei 2026, data rilis OJK Sulselbar menyebutkan, OJK  bersama para pemangku kepentingan telah melaksanakan berbagai kegiatan edukasi keuangan yang menjangkau sebanyak 1.823.473 masyarakat di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Kegiatan edukasi tersebut dilakukan melalui berbagai metode, baik tatap muka maupun digital, dengan menyasar beragam segmen masyarakat. Kelompok sasaran meliputi pelajar dan mahasiswa, aparatur sipil negara, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perempuan, komunitas masyarakat, santri dan tenaga pendidik, serta kalangan pekerja.

OJK menegaskan bahwa perluasan jangkauan edukasi ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, agar masyarakat tidak hanya memahami produk dan layanan jasa keuangan, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara bijak sesuai kebutuhan.

BACA JUGA  OJK Sulselbar Fasilitasi Konsultasi Klaim Asuransi Gedung DPRD Makassar

Selain edukasi, OJK Sulselbar juga terus memperkuat layanan pelindungan konsumen. Sepanjang periode yang sama, OJK menerima 752 layanan konsumen, yang terdiri dari 492 layanan pemberian informasi, 139 pengaduan, dan 121 penerimaan informasi.

Berdasarkan sektor jasa keuangan, layanan konsumen tersebut didominasi oleh sektor perbankan sebanyak 296 layanan, diikuti fintech sebanyak 242 layanan, perusahaan pembiayaan 134 layanan, non-LJK 29 layanan, asuransi 25 layanan, modal ventura 12 layanan, lembaga jasa keuangan lainnya 8 layanan, serta 6 layanan dari sektor pasar modal.

OJK juga mencatat tingginya pemanfaatan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Hingga Mei 2026, terdapat 7.094 layanan permintaan informasi debitur, yang terdiri atas 5.091 layanan melalui kanal tatap muka (walk-in) dan 2.003 layanan melalui kanal daring (online).

BACA JUGA  OJK Perkuat Sinergi,OJK Gelar Temu Reposnden Survei Kepuasan Stakeholder OJK Tahun 2025

Dalam rangka memperkuat pelindungan konsumen, OJK juga terus mendorong peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai risiko kejahatan keuangan, termasuk penipuan digital dan aktivitas keuangan ilegal yang semakin berkembang di tengah pesatnya digitalisasi sektor jasa keuangan.

Selain itu, OJK Sulselbar bersama berbagai pihak juga telah melaksanakan 159 kegiatan edukasi keuangan yang menjangkau 1,82 juta masyarakat tersebut, sebagai upaya memperluas literasi keuangan di berbagai lapisan masyarakat.

Melalui program tersebut, OJK berharap masyarakat di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat semakin cerdas secara finansial, lebih terlindungi dalam bertransaksi, serta mampu mengambil keputusan keuangan yang tepat dan bertanggung jawab.

OJK juga menegaskan komitmennya dalam memperkuat integritas sektor jasa keuangan melalui berbagai program sosialisasi dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan, termasuk upaya pencegahan tindak pidana di sektor jasa keuangan.(*)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button