BusinessNasionalNews

Abdul Rivai Ras Resmi Pimpin PTPN I, Siap Perkuat Transformasi dan Tata Kelola Perusahaan

Abdul Rivai Ras dikenal sebagai sosok dengan pengalaman yang memadukan dunia militer, akademik, dan manajemen strategis. Latar belakang tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memimpin perusahaan perkebunan berskala nasional seperti PTPN I.

Riwayat Pendidikan

Abdul Rivai Ras menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi terkemuka, antara lain:

  • S1 Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Universitas Hasanuddin (1992).
  • S2 Manajemen Strategik, Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta (2000).
  • S2 Kajian Strategik Ketahanan Nasional, Universitas Indonesia (2001).
  • S2 Ilmu Politik (Hubungan Internasional), Universitas Indonesia (2003).
  • S3 Ilmu Politik dengan konsentrasi Politik Kebijakan Pertahanan, Universitas Indonesia (2010).
BACA JUGA  Sudah 21 DPD II Mendukung Munafri, Peluang Aklamasi Pimpin Partai Golkar Sulsel Semakin Besar

Selain itu, ia juga menyandang gelar profesional Insinyur Profesional Utama (IPU) dan ASEAN Engineer (ASEAN Eng.) sebagai pengakuan atas kompetensinya di bidang keinsinyuran.

Karier dan Jabatan Strategis

Sebelum dipercaya memimpin PTPN I, Abdul Rivai Ras telah mengemban sejumlah jabatan penting, di antaranya:

  • Perwira Tinggi TNI Angkatan Laut.
  • Salah satu pelopor sekaligus pendiri Universitas Pertahanan (Unhan) RI.
  • Staf Ahli Bidang Kedaulatan Wilayah dan Kemaritiman di Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam).
  • Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal).
  • Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (DPP APPMBGI).
BACA JUGA  Munafri Usulkan Penyelesaian Tapal Batas Makassar–Gowa di Forum Kemendagri

Dengan perpaduan disiplin militer, pengalaman birokrasi, kapasitas akademik, dan kepemimpinan strategis, Abdul Rivai Ras diharapkan mampu mempercepat transformasi PTPN I, memperkuat tata kelola perusahaan, serta mendukung berbagai program strategis pemerintah, khususnya dalam meningkatkan ketahanan pangan dan daya saing komoditas perkebunan nasional.*

Lihat Semua

Previous page 1 2

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button