
“Keberhasilan memperluas akses pembiayaan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, regulator, lembaga jasa keuangan, dunia akademik, dan seluruh pemangku kepentingan,” jelasnya.
Ia berharap, melalui penguatan kolaborasi tersebut semakin banyak pelaku UMKM yang memperoleh akses pembiayaan sehingga mampu meningkatkan produktivitas usaha, membuka lapangan kerja, serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Makassar.
Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Makassar, Muhammad Amri, mengatakan rapat koordinasi tersebut menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah seluruh anggota TPAKD dalam memperluas akses pembiayaan produktif sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
“Melalui rapat koordinasi ini kami ingin membangun komitmen bersama agar setiap program yang dijalankan dapat saling mendukung,” katanya.
Menurut Amri, forum tersebut juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya memperluas akses pembiayaan produktif bagi UMKM, memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan lembaga jasa keuangan, serta mendorong lahirnya berbagai program kolaboratif yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.





