
Menanggapi berbagai pandangan fraksi, Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Langkah tersebut dilakukan dengan mempercepat digitalisasi sistem retribusi dan pajak daerah, mendorong inovasi perangkat daerah pengelola pendapatan, serta meningkatkan intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber pendapatan.
Selain itu, Pemerintah Kota Makassar sepakat bahwa besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) menjadi bahan evaluasi dalam memperbaiki kualitas perencanaan anggaran (budget planning) dan percepatan pelaksanaan program di seluruh perangkat daerah agar anggaran yang telah dialokasikan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Pemerintah juga menjelaskan bahwa rendahnya serapan belanja modal pada sejumlah sektor disebabkan oleh beberapa program strategis yang belum dapat direalisasikan karena kendala teknis, seperti keterbatasan waktu pelaksanaan, persoalan aset, hingga penyempurnaan dokumen perencanaan.
Seluruh program tersebut telah menjadi perhatian pemerintah dan dianggarkan kembali agar dapat direalisasikan pada tahun anggaran berikutnya.





